INNA WA AKHWATUHA (إن وأخواتها )
MENGENAL STRUKTUR INNA DAN SAUDARA-SAUDARANYA DALAM BAHASA ARAB
Hal-hal yang perlu dipahami dalam pembahasan inna wa akhwatuha (إن وأخواتها):
1. Inna dan akhwatnya adalah huruf (حروف) bukan kata kerja (فعل)
2. Saudaranya inna (أخوات إن) di luar inna itu sendiri ada 5, yaitu أَنَّ ـ لٰكِنَّ ـ كَأَنَّ ـ لَعَلَّ ـ لَيْتَ
3. Fungsi Inna dan anna (إن/ أن) dalam kalimat adalah untuk menegaskan (للتأكيد), sedangkan lakinna (لكنَّ) adalah untuk mengoreksi kata atau kalimat
sebelumnya (للاستدراك), kaanna (كَأَنَّ) untuk menyerupakan (للتشبيه), laa’la (لَعَلَّ) untuk mengharapkan sesuatu yang mungkin
terjadinya, dan laita (لَيْتَ) untuk mengharapkan sesuatu yang mustahil
atau kecil kemungkinan terjadinya.
4. Inna dan saudara-saudaranya
berfungsi menasabkan mubtada dan meraf’akan khabarnya
إن وأخواتها : تنصب الاسم وترفع الخبر
5. Setelah mubtada dimasuki inna,
namanya berubah menjadi isim inna (اسم إن), namun dalam Bahasa Indonesia sama saja
yaitu sebagai subyek pada kalimat.
6. Begitu juga pada khabar mubtada,
berubah nama menjadi khabar inna (خبر إن). Dalam Bahasa Indonesia tetap sebagai
predikat yang menjelaskan subyek.
7. Sebagaimana pada jumlah ismiyah,
khabar inna dan saudara-saudaranya terbagi ke dalam 3 bagian, yaitu mufrad مفرد (isim
tunggal), jumlah جملة (kalimat) dan syibhul jumlah شبه الجملة(menyerupai kalimat).
8. Jika dirinci khabar tersebut
dibagi menjadi 5 yaitu : 1) mufrad (مفرد) 2) jumlah ismiyah (جملة اسمية) 3) jumlah fi’liyah (جملة فعلية), 4) syibh jumlah jar majrur (شبه الجملة من الجار والمجرور) dan 5) syibh jumlah : zharaf (شبه الجملة من الظرف)
إن وأخواتها : تنصب الاسم
وترفع الخبر
أخوات إن : إِنَّ ـ أَنَّ
ـ لٰكِنَّ ـ كَأَنَّ ـ لَيْتَ ـ لَعَلَّ
إن = للتوكيد (sesungguhnya)
المثال : إن المدرسَ متدربٌ
Sesungguhnya
guru itu terlatih
Dalam struktur Bahasa Indonesia, terjemahan dari inna
menjadi “sesungguhnya” lebih banyak dihilangkan, sehingga cukup dengan ‘ Guru
itu terlatih”.
أن = للتوكيد bahwa/bawasanya
المثال : أعرف أن المدرسَ
متدربٌ Saya tahu bahwa guru itu terlatih
لٰكِنَّ = للاستدراك akan tetapi, namun
أعرف أن المدرسَ متدربٌ
ولكنه قليل الثقافة
Saya tahu
bahwasanya guru itu terlatih akan tetapi/namun dia kurang pengetahuan
كَأَنَّ = للتشبيه seakan-akan
المثال : فكأن المدرسَ أسدٌ
بدون ناب
Guru itu
seakan-akan singa tanpa taring
لَعَلَّ = للتراجي semoga
المثال : لعل المدرس يرقي
ثقافته
Semoga saja
guru itu meningkatkan pengetahuannya
لَيْتَ = للتمنى semoga
المثال = وليت مثلَ هذا المدرسِ لم يكن موجودا فى مجال التربية
Semoga saja guru seperti ini tidak ada dalam bidang
pendidikan.
Laita di
sini digunakan dalam kalimat tersebut untuk suatu hal yang sulit direalisasikan
karena melihat pada konteks pendidikan yang masih banyak guru yang minim
wawasan.
خبر إن وأنواعه
Predikat dan jenisnya pada struktur inna dan
saudaranya
1. خبر مفرد
إن المدرسَ متدرب Guru itu
terlatih
Perhatikan kata متدرب yang artinya terlatih. Kata tersebut
adalah khabar atau predikat pada kalimat tersebut. Kata tersebut berasal dari
isim biasa dan tunggal (mufrad) bukan kalimat atau frase sejenisnya. Oleh karena
itu, khabar jenis ini disebut dengan mufrad
2. خبر جملة اسمية
إن المدرسَ المتدرب
ثقافاته واسعة
Sesungguhnya
guru yang terlatih itu wawasannya luas
Pada contoh ke-2, kata guru terlatih dijelaskan oleh struktur kalimat ثقافاته واسعة “wawasannya luas”. Predikat ini terdiri dari susunan kalimat yang dnamakan jumlah ismiyah (mubtada+ khabar). Oleh karena itu khabar jenis ini disebut dengan khabar jumlah ismiyah.
3. خبر جملة فعلية
اِعْلَمْ أن المدرس
المتدرب يطور دائما كفاءته الذاتية
Perlu diketahui
bahwasanya guru yang terlatih itu senantiasa meningkatkan kompetensi dirinya
Pada kalimat ini, guru yang terlatih dijelaskan dengan
kata kerja (fi’il) yaitu kata meningkatkan. Predikat atau khabar jenis ini
disebut dengan khabar jumlah fi’liyyah.
4. خبر شبه الجملة : الجار والمجرور
إن المدرس المتدرب من
الأمور المحتاجة فى النظام التربوي
Sesungguhnya
guru yang terlatih itu termasuk hal yang dibutuhkan dalam system pendidikan
Pada kalimat ini, guru yang terlatih dijelaskan dengan
frase yang menyerupai kalimat. Oleh karena itu disebut dengan syibhul jumlah.
Syibhul jumlah yang dimaksud dalam kalimat ini yaitu struktur jar majrur من الأمور المحتاجة dari/termasuk hal yang dibutuhkan
5. خبر شبه الجملة : الظرف
وإن المدرس المتدرب فوق كل
شيئ فى التربية والتعليم
Dan
sesungguhnya guru yang terlatih itu di atas segalanya dalam pendidikan dan
pengajaran
Pada kalimat ini, khabar atau predikat yang menjelaskan guru yang terlatih adalah فوق كل شيئ /di segalanya. Kata fauqa (di atas) dalam tata Bahasa Arab termasuk kategori zharaf alias kata keterangan tempat. Oleh karena itu, khabar jenis ini disebut dengan khabar syibhul jumlah al-Dzarfiyah
SEMOGA BERMANFAAT
Depok, 26 Oktober 2020
Komentar
Posting Komentar