Doa Kafaratul Majlis : Makna dan Manfaatnya
Doa Kafarat al-Majlis
سُبْحانَكَ اللَّهُمَّ وبِحَمْدِكَ أشْهَدُ أنْ لا
إِلهَ إِلاَّ أنْتَ أسْتَغْفِرُكَ وأتُوبُ إِلَيْكَ
Artinya
: Maha Suci Engkau ya Allah, dan segala puji bagiMu. Aku bersaksi tiada Tuhan
selain Engkau, aku mohon pengampunanMu dan aku bertobat kepadaMu.
Doa kafarat Majlis yaitu doa yang dilakukan oleh seseorang atau
sekelompok orang selepas mengikuti sebuah majlis atau perkumpulan-perkumpulan,
baik majlis umum ataupun majlis keagamaan.
Kata kafarat sendiri secara Bahasa diartikan
dengan penebusan dosa atau denda atas pelanggaran.
Dalam kamus almaany kalimat:
كفَّر اللهُ عنه الذنبَ/ كفَّر اللهُ له الذّنْبَ
Allah menghapus dosanya
Mengandung arti yang sama dengan:
غَفَرَهُ لَهُ، مَحَاهُ وَلَمْ يُعَاقِبْهُ عَلَيْهِ
Allah mengampuni dan menghapus dosanya,
serta tidak menghukumnya
Adapun
kafarat dalam pengertian ilmu Fiqh yaitu:
الكفارة هي تَصَرُّفٌ أَوْجَبَهُ الشَّرْعُ لِمَحْوِ ذَنْبٍ مُعَيَّنٍ أَكَّدَ الشَّرْعُ عَلَى اجْتِنَابِهِ , وَتَكُوْنُ الْكَفَّارَةُ بِالصِّيَامِ أَوْ الإِعْتَاقِ أَوْ إِطْعَامِ الْمَسَاكِيْنِ وَغَيْرِ ذلِكَ. (فقهية)
Suatu perbuatan yang diwajibkan oleh agama dengan tujuan
untuk menebus dosa-dosa tertentu yang seharusnya dijauhi menurut ketentuan
agama. Kafarat ini bisa melalui puasa, memerdekakan anak yatim, memberi makanan
pada anak yatim, dan lainnya.
Pada
saat kita sedang berkumpul pada sebuah acara atau majlis - disengaja ataupun tidak
- seringkali kita melakukan kesalahan-kesalahan, seperti bergosip, bercanda,
menggunjingkan orang lain, berlaku kurang sopan pada guru atau pada teman, dan
lainnya.
وروى أبو هريرة رضي الله عنه قال: قال رسول الله
صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم: «مَنْ جَلَسَ في مَجْلس فَكثُرَ فيهِ لَغطُهُ فقال
قَبْلَ أنْ يَقُومَ منْ مجلْسه ذلك: سبْحانَك اللَّهُمّ وبحَمْدكَ أشْهدُ أنْ لا
إله إلا أنْت أسْتغْفِركَ وَأتَوبُ إليْك: إلا غُفِرَ لَهُ ماَ كان َ في مجلسه
ذلكَ» رواه الترمذي.
Diriwayatkan dari Abu
Hurairah ra, bahwasanya Rasulullah SAW bersabda: “ siapa saja yang duduk di
sebuah majlis (acara) lalu banyak berbicara (ngoceh apa saja), sebelum
meninggalkan majlis tersebut sebaiknya ia mengucapkan “سبْحانَك
اللَّهُمّ وبحَمْدكَ أشْهدُ أنْ لا إله إلا أنْت أسْتغْفِركَ وَأتَوبُ إليْك”, maka dengan bacaan itu apa yang ia lakukan selama
di majlis tersebut akan diampuni. (HR. Tirmidzi)
Kata اللَّغَطُ dalam kamus diartikan dengan اخْتِلاَط الأَصْوَاتِ وَعَدَمُ وُضُوحِهَا bercampuraduknya suara tanpa ada kejelasan.
Menurut al-Mubarakfuri dalam kitab Tuhfah al-Ahwadzi bahwa yang dimaksud dengan kata كثُرَ فيهِ لَغطُه yaitu banyak bicara yang mengandung dosa, bukan sekedar berkata-kata. Oleh karena itu, kita bisa menafsirkannya dengan berbagai hal yang terkait dengan dosa-dosa yang diakibatkan lisan, seperti bergunjing, bergosip atau bercanda yang tidak memberikan manfaat.
Wallahu 'alam bi shawab
Depok, 24 Oktober 2020
Daftar rujukan
www.almaany.com/ar/dict/ar-id/كفارة/
www.almaany.com/ar/dict/ar-ar/كفر/
www.almaany.com/ar/dict/ar-ar/كفارة/
www.almaany.com/ar/dict/ar-ar/لَغطُ/
Subhanallah, Terimakasih atas Ilmunya
BalasHapusTrmaksih dah d ingatkn
Hapussama2
Hapus